
Harga perak (XAG/USD) pulih dari penurunan terbarunya dari sesi sebelumnya, rebound menuju level tertinggi 14 tahun di $39,13, yang dicapai pada hari Senin (15/7), dan diperdagangkan di kisaran $38,40 per troy ons selama sesi Eropa pada hari Selasa. Harga perak menguat karena para pedagang bersikap hati-hati menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Juni, yang mungkin memberikan dorongan baru atas prospek moneter Federal Reserve (Fed).
Perak menarik minat para penjual karena Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengindikasikan bahwa inflasi diperkirakan akan meningkat selama musim panas, didorong oleh tekanan terkait tarif. Hal ini meningkatkan kemungkinan The Fed menunda pemotongan suku bunga hingga akhir tahun ini. Sementara itu, kekhawatiran atas independensi The Fed muncul kembali ketika Presiden Trump kembali mengkritik Powell, bersikeras bahwa suku bunga seharusnya berada di 1% atau lebih rendah.
Selain itu, kekhawatiran perdagangan global mereda setelah Trump menyatakan kesediaannya untuk terlibat dalam negosiasi tarif lebih lanjut dengan Uni Eropa (UE) dan mitra utama lainnya. Namun, para pedagang kemungkinan akan berhati-hati menyusul keputusan pemerintah AS, pada hari Senin, untuk segera mengenakan bea masuk sebesar 17% terhadap sebagian besar impor tomat segar dari Meksiko setelah negosiasi berakhir tanpa kesepakatan untuk menghindari tarif.
Namun, permintaan aset safe haven untuk perak meningkat karena ketegangan geopolitik yang kembali muncul menyusul ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif "sangat berat" terhadap Rusia jika tidak tercapai kesepakatan damai dalam 50 hari.
Presiden Trump, bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, juga mengonfirmasi bahwa sekutu Eropa akan membeli senjata buatan Amerika senilai miliaran dolar. Senjata-senjata ini termasuk sistem rudal Patriot, yang akan ditransfer ke Ukraina dalam beberapa minggu mendatang untuk mengatasi serangan Rusia yang semakin intensif.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...